Untuk mengatasi kendala perekonomian di Kabupaten Kediri, pemerintah melakukan terobosan baru dengan membangun pusat-pusat pertokoan seperti mall dan lainnya yang menyediakan barang grosir dan barang eceran lainnya sehingga masyarakat tidak perlu lagi membelinya di Surabaya.
a. Strategi Mengatasi Kendala di Bidang Pertanian
Dengan berbagai kendala dalam bidang pertanian di Kabupaten Kediri, maka dari masalah-masalah tersebut perlu dicari pemecahan agar usaha peningkatan pada sektor ini dapat terlaksana sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Adapun pemecahannya meliputi:
1.) Peningkatan pembinaan SDM melalui kelompok tani dan bimbingan yang antara lain:
 Penerangan dan penyuluhan pertanian.
 Membina dan mendorong berkembangnya organisasi petani.
 Meningkatkan partisipasi petani dalam setiap tahapan ke monitoring dan pemecahan masalah.
 Mendorong terwujudnya hubungan yang melembaga antara petani dengan KUD atau antara petani dengan perusahaan inti.
2.) Adanya perlakuan khusus pada lahan-lahan konservasi yang meliputi:
 Pembinaan pola tanam pada lahan konservasi.
 Pembuatan terasering dan penanaman tanaman produktif sebagai tanaman penguat.
3.) Pemberian subsidi pada bahan-bahan pertanian seperti pupuk dan obat-obatan serta memperluas jaringan pemasaran dengan memperbaiki sarana dan prasarana pendukung.

b. Strategi Mengatasi Kendala di Bidang Perkebunan
Untuk mengatasi kendala di bidang perkebunan dapat dilakukan dengan pengembangan kawasan perkebunan yang berwawasan lingkungan, dimana pengelolaan lahan berbagai sumber daya alam yang tercakup dalam sektor perkebunan perlu ditangani secara intensif terutama dalam hal mutu dan pemanfaatannya.
Selain itu dengan memberikan dana kepada rakyat melewati koperasi di daearah yang bersangkutan. Untuk meningkatkan harga jual pemerintah dapat melakukan penyuluhan mengenai peningkatan harga jual dengan pengolahan hasil perkebunan yaitu dengan memberikan keterampilan pada para pemilik perkebunan. Misalnya saja hasil perkebunan kopi dapat diolah menjadi bubuk kopi murni dan sebagainya.

c. Strategi Mengatasi Kendala di Bidang Perikanan
Upaya untuk mengatasi kendala potensi perikanan di Kabupaten Kediri adalah dengan menambah kawasan perikanan di Kabupaten Kediri dan memberikan penyuluhan mengenai cara membudidayakan ikan secara baik dan efisien. Sehingga dengan penningkatan mutu hasil produksi perikanan dapat meningkatkan produktivitas dan pemasaran yang luas, dan diharapkan dapat merambah hingga taraf ekspor.

d. Strategi Mengatasi Kendala di Bidang Peternakan
Masalah yang banyak timbul di sektor peternakan di Kabupaten Kediri adalah banyak berkenaan dengan masalah yang timbul pada produksi keju dan susu. Dan untuk menanggulangi masalah tersebut perlu diterapkan beberapa langkah berikut:
1.) Peningkatan produksi melalui peningkatan mutu genetic.
2.) Mencari wilayah pengembangan yang baik untuk sapi perah dengan memperhatikan criteria ketinggian, tersedianya pakan, cukup air, suhu yang dingin, dan SDM yang cukup tersedia.
3.) Peningkatan jumlah kepemilikan dimana untuk standart kepemilikan sapi perah adalah 6-7 ekor/peternak, sedangkan kondisi sekarang masih 3-4 ekor/peternak.
4.) Pemberian subsidi khusus untuk pakan ternak dan obat-obatan agar harganya mudah dijangkau oleh peternak.

e. Strategi Mengatasi Kendala di Bidang Kehutanan
Dengan kondisi hutan yang sangat luas, Kabupaten Kediri memiliki banyak kendala dalam pengembangan pemanfaatan potensi hutan di Kabupaten Kediri. Adapun strategi yang perlu dilakukan dalam rangka mengatasi kendala di bidang kehutanan tersebut adalah dengan upaya berikut:
1.) Memberikan sanksi tegas kepada para pelaku pembalakan liar dan melarang adanya kegiatan atau aktivitas manusia di daerah konservasi atau hutan lindung terutama hutan yang memiliki peran penting dalam peresapan air.
2.) Usaha pengawetan hutan yang meliputi pembuatan terasering dan membuat anggelan.
3.) Usaha pemeliharaan hutan yang meliputi penerapan tanaman balita.
4.) Melakukan kemitraan dengan kelompok tani hutan, atau dengan yayasan/kelompok yang bergerak di bidang pertanian.

f. Strategi Mengatasi Kendala di Bidang Pariwisata
Dalam pengembangan sektor pariwisata dilakukan dengan menggabungkan obyek wisata menjadi salah satu paket wisata. Pengembangan ini dilakukan dengan usaha perbaikan infrastruktur atau fasilitas yang ada di suatu kawasan wisata. Obyek wisata yang ada di Kabupaten Kediri tidak hanya ada obyek wisata alam tetapi juga terdapat obyek wisata sejarah. Obyek wisata alam berupa air terjun dan gunung, sedangkan dalam obyek wisata sejarah terdapat petilasan Jayabaya. Semua obyek wisata ini dirawat dan dilestarikan menjadi suatu wisata yang dapat menarik perhatian bagi para pengunjung.
Sedangkan untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Kediri adalah dengan beberapa langkah berikut:
1.) Memperbaiki dan menambah sarana dan prasarana pendukung dalam pariwisata.
2.) Meningkatkan promosi pariwisata ke masyarakat luas baik dengan media cetak dan elektronik seperti dengan mendirikan stasiun TV.
3.) Penataran manajemen kepariwisataan bagi penjabat yang menangani pariwisata.
4.) Meningkatkan peran serta dunia usaha dalam berbagai bentuk.
5.) Penyuluhan kepada masyarakat agar bisa mengkondisikan dengan tempat wisata yang ada di sekitarnya.
6.) Menjaga kelestarian lingkungan dengan usaha menunjukkan masyarakat yang sadar wisata melalui sadar lingkungan. Dengan sadar lingkungan, maka masyarakat akan mencapai potensi wilayahnya dengan perbuatan memelihara dan menjaga kelestarian lingkungan yang lestari dan indah terpelihara yang mampu mengundang wisatawan.

g. Strategi Mengatasi Kendala di Bidang Industri
Sektor industri di Kabupaten Kediri mempunyai berbagai permasalahan yang harus dicari penyelesaiannya melalui strategi berikut:
1.) Pemberian bantuan pinjaman dan bantuan modal pada industri kecil dan menengah yang dilakukan dengan menyusun proposal pinjaman kepada kreditor, baik melalui Bank BUMN, proyek bantuan dana bergulir dari pemda dan instansional.
2.) Perbaikan sarana dan prasarana pendukung yang membantu dalam mempermudah pemasaran seperti perbaikan jalan, jembatan, terminal, dan sebagainya.
3.) Pemantauan dan pengendalian pencemaran lingkungan akan kerusakan lingkungan ang ditimbulkan dari industri.
4.) Peningkatan sistem pemasaran melaui pameran dan promosi dimana untuk industri kecil melalui pameran yang ada di kabupaten, regional. Sedangkan untuk industri besar melalui pameran tingkat regional (Jawa Timur) maupun nasional.

h. Strategi Mengatasi Kendala di Bidang Pertambangan
Strategi mengatasi kendala dalam pengelolaan sumberdaya alam, terutama di sektor pertambangan adalah dengan pemanfaatan bahan tambang yang ada di Kabupaten Kediri hendaknya dilakukan dengan pengolahan yang baik dan pembinaan terus-menerus dan memperhatikan keseimbangan lingkungan. Selain itu dengan adanya penetapan lokasi kawasan eksploitasi sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui maka setiap eksploitasi harus mengantongi AMDAL dengan pengembang teknologi yang tepat guna.
Adapun usaha-usaha yang dilakukan untuk menangani berbagai kendala sektor pertambangan di Kabupaten Kediri adalah dengan strategi sebagai berikut:
1.) Startegi yang berkaitan dengan lokasi penambangan:
 Sistem yang dipakai untuk menjaga kualitas lingkungan yaitu atas kesadaran sendiri dan setelahnya dengan penghijauan (reklamasi) melalui penanaman tanaman Sengon pada sekitar lokasi tersebut.
 Tetap memperhatikan lingkungan sekitar jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
 Menjaga jarak terhadap tanggul sungai, jalan, bangunan, dan lain-lain jangan sampai terjadi suatu kerusakan yang diiakibatkan dari hasil penambangan yang ada.
2.) Adanya sistem penampungan dalam pemasaran untuk mengendalikan kegiatan roduksi pada sektor ini dengan pihak berwenang.
3.) Mencari jenis pertambangan lainnya yang bisa dikembangkan di Kabupaten Kediri.
4.) Pemberian sanksi yang tegas kepada para penambang yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan baik dengan mendenda maupun memasukkannya ke dalam penjara.

i. Strategi Mengatasi Kendala di Bidang Kependudukan
Permasalahan kependudukan di Kabupaten Kediri merupakan masalah klasik yang berkaitan dengan rendahnya SDM, degradasi moral, dan pengangguran. Oleh karena itu untuk menanangani berbaggai kendala tersebut adalah dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1.) Perbaikan mutu pendidikan untuk meningkatkan kualitas SDM penduduk Kabupaten Kediri.
2.) Pendirian podok pesantren maupun lembaga kagamaan lainnya sebagai wadah bagi penduduk Kabupaten Kediri untuk memperoleh pencerahan keagamaan agar terhindar dari degradasi moral.
3.) Pendirian dan peningkatan muttu sekolah yang berbasis keahlian, misalnya SMK, Sekolah tinggi, institu, dan sebagainya agar dapat mempersiapkan manusia Kediri yang terampil dan siap kerja, sehingga permasalahan yang berkaitan dengan masalah pengangguran sedikit banyak dapat teratasi.
j. Strategi Mengatasi Kendala di Bidang Lingkungan Hidup
Dengan kondisi fisik Kabupaten Kediri yang secara umum permasalahannya muncul dari daerah aliran sungai yang melintasi wilayah Kabupaten Kediri mengakibatkan daerah-daerah di sekitar DAS sungai Brantas rawan sekali terhadap bencana alam, baik itu bencana tanah longsor maupun bencana banjir. Oleh karena itu strategi yang tepat untuk mengatasi berbagai permasalahan lingkungan adalah lebih tepat bila diarahkan pada hal-hal yang berkaitan dengan sumber daya air, diantaranya sebagai berikut:
1.) Menjaga kebersihan lingkungan di sekitar daerah aliran sunga Brantas.
2.) Perbaikan sistem aliran air, baik itu di kota maupun pedesaan untuk mencegah banjir.
3.) Memperhatikan sistem pengolahan tanah, pola tanam dan jenis tanaman yang dapat ditanam agar dapat berfungsi sebagai tanaman pelindung dari terjadinya bencana erosi.
4.) Adanya gerakan terpadu untuk menghindari pendangkalan sungai serta membersihkan sungai agar dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien.
Berbagai masalah tentang lingkungan hidup di Kabupaten Kediri selalu mengenai kebencanaan yang sering terjadi. Hal ini karena curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Kediri sepanjang tahun dan topografinya yang kasar serta kerawanan bencana di sekitar DAS Brantas.