Transformasi yang terus menerus dari geografi manusia dari Amerika Utara digambarkan penuh oleh organisasi regional internalnya. Amerika utara dibagi menjadi delapan region, yaitu:
1. The Continental Core (Inti Benua)
Inti Benua disebut juga dengan kawasan industri Amerika. Region ini tidak diragukan lagi menjadi pusat dan sentral dari kegiatan ekonomi (industri) selama 1865 hingga 1970. Serangan dari post industri berkurang hingga batas region.
Sayangnya, kawasan industri tersebut mengalami penurunan pada buruh pabrik. Dimana kawasan industri tersebut tidak dapat menampung pekerja dan mengganti pekerjaan di sektor lainnya. Jadi daerah ini menjadi sejarah. Sebuah masalah yang sangat nyata yang terjadi di inti kota dan pusat pinggiran kota yaitu Detroit, Chicago, Philadelphia, Cleveland, Baltimore, dan Pittsbrugh.
Industri pengolahan merupakan peninggalan sebuah aktivitas yang sangat penting dalam tranformasi ekonomi Amerika, tetapi masalah produktivitas yang sering terjadi yakni peningkatan biaya produksi di inti benua menjadi hambatan pada era ketika industri tradisional lebih mampu merespon sumber daya lokal yang beroperasi di wilayah baru yang murah, Seperti catatan kami akhir-akhir ini, bagian tengah barat dari kawasan industri dengan sangat baik merespon hambatan tersebut dengan peningkatan high-tech dari dasar industri tuanya.
Region ini meliputi, Atlanta, Boston, Chicago, Dallas Pt. Worth, Detroit, Huoston, Los Angeles, Montreal, New York, Philadelphia, San Fransisco-oakland, Seattle-Tacoma, Toronto, Vancouver, dan Washington D.C.

2. New England/Atlantic Provinces
New England meliputi enam bagian yaitu Maine, New Hampshire, Vermont , Rhode Island, dan Newfoundland. Sedangkan provinsi Atlantik meliputi New Brunswick, Nova Scotia, Prince Edward Island, dan Newfoundland.
Sebuah asosiasi berdasarkan pada kesamaan ekonomi dan budaya telah mengikat bagian utara New England hingga atlantik Kanada. Karakter pedesaan keduanya memiliki lingkungan yang agak sulit dimana sumber daya lahan terbatas dan daerah yang subur berada di kawasan pedalaman. Sehingga ekonomi yang tumbuh di New England selalu kalah dibandingkan dengan realm yang lain. Pembangunan berpusat pada aktivitas primer utamanya perikanan di lepas pantai dekat Atlantik Utara, Kehutanan di daerah pegunungan, dan pertanian pada sedikit lembah yang subur yang tersedia. Rekreasi dan pariwisata mendorong ekonomi regional pada akhir-akhir ini, dengan panorama pesisir dan jutaan daya pikat pegunungan dari inti wilayah yang berdekatan. Perkembangan dari permainan Ski juga dapat membantu, permainan ski dapat memberikan alternative wisata pada musim dingin.

3. French Canada
French Canada menempati bagian selatan dari Quebee yang menempati bagian tengah dan paling rendah lembah St. Lawrence dari sungai yang melintasi perbatasan Ontario-Quebee hingga hulu dari Montreal ke muaranya di teluk St. Lawrence. Juga termasuk daerah konsentrasi dari pengguna bahasa Perancis yang bertempat tinggal melintasi batas provinsi dengan Ontario dan New Brunswick (yang mana mereka menyebutnya ”Acadians”). Perekonomian dari French Canada tidak seperti kawasan pedesaan pada umumnya (meskipun pengolahan susu menjadi sektor utama pertaniannya), buktinya angka urbanisasi sama dengan daerah lainnya. Industrialisasi tersebar luas karena didukung oleh pembangkit listrik tenaga air yang murah yang terdapat pada dam yang sangat besar di utara Quebee. Aktivitas postindustri komersil (iklan) menjadi pusat di Montreal. Sedangkan pariwisata dan rekreasi juga menjadi sektor yang penting.

4. The Agricultural Heartland
Pada pusat dari Amerika utara, Pertanian menjadi sektor utama. Daerah ini menjadi kawasan buah, sayuran, dan pengolahan susu di Amerika serikat. Produksi pertanian yang utama adalah jagung dan gandum. Kawasan jagung pada bagian timur dengan berpusat pada Illinois dan lowa dengan perluasan hingga negara bagian terdekat.Pada batas baratnya, terdapat sedikt lahan untuk jagung hingga daerah kering yang merupakan kawasan gandum.
Hampir keseluruhan dari region ini memiliki aktivitas yang berorientasi pada sektor pertanian. Pusat kota besarnya adalah Kansas city, Minneapolis-St. Paul, Winnipeg, Omaha, dan Even Dever yang produksi dan pemasaran utama pada daging babi, daging sapi, pengolahan tepung, kedelai dan produksi minyak canola. Masyarakat pada region ini umumnya keturunan dari Eropa Utara. Mereka membutuhkan Kemajuan teknologi yang pesat dan diimbangi dengan peningkatan kemampuan petani dalam teknologi pertanian dan metode bisnis jika mereka menginginkan bertahan di era persaingan bebas.

5. The South (Selatan)
Diantara ke delapan region pada realm Amerika Utara, tidak ada satu pun yang mengalami banyak perubahan selama seperempat abad kecuali Amerika bagian Selatan. Memilih untuk mengikuti kepentingan setempatnya dari datangnya kemerdekaan; Region ini mengalami ekonomi yang buruk dan isolasi budaya dari wilayah Amerika serikat lainnya selama perang sipil. Selama beberapa abad, region ini mengalami stagnasi ekonomi, tetapi pada tahun 1970-an mengalami sebuah penetapan persepsi nasionalisme yang meluncurkan gelombang pertumbuhan dan perubahan yang tiada bandingannya di sepanjang sejarah Amerika Selatan.
Kemajuan energi menciptakan fenomena ”sunbelt”, masyarakat dan aktivitasnya terus mengalir ke kota di Region South. Kota tersebut adalah Atlanta, Houston, Miami, Tampa, dan Charlotte menjadi kawasan Metropolis yang kegiatannya tanpa henti hingga larut malam. Pada bidang sosial, terjadi rasisme tiga dekade yang lalu. Meskipun masalah utamanya pada hubungan minoritas yang berlangsung, ketidaksamaan tidak menambah buruk di region ini pada akhir-akhir ini dibandingkan negara bagian yang lain.

6. The Southwest (Barat Daya)
Buku pelajaran geografi Amerika Utara (tahun 1960) tidak dapat mengidentifikasikan region Amerika Utara secara nyata. Orang Meksiko membagi batas-batas wilayah yang dipisahkan menjadi: bagian selatan yang merupakan perluasan dari Great Plaint, Rocky Mountains, dan Intermontane Plateaus. Saat ini, bagaimanapun wilayah ini harus mengikuti seperti region utamanya. Barat daya muncul sebagai keunikan di negara kesatuan karena negara kesatuan adalah suatu wilayah kebudayaan yang kompleks.
Perkembangan aliran keras di Texas, arizona, dan New Mexico adalah membangun esensial diatas 3 dasar utama yaitu:
1. Adanya jumlah yang besar dari tenaga listrik AC (Air Conditioner) dalam jangka waktu yang panjang pada musim panas.
2. Jumlah air cukup untuk mensuplai segala sesuatu untuk kolam renang, untuk irigasi lahan pertanian/sawah dalam jumlah yang besar dimana terjadi kekeringan.
3. Automobile, digunakan untuk mengembangkan diri mereka/ keinginannya untuk lebih maju.
7. The Marginal Interior
Daerah pinggiran adalah nama yang tepat untuk wilayah Amerika Utara yang sangat luas yang mencakup dari Kanada, semua wilayah Alaska, sebagian wilayah utara yang menonjol dari Minnesota-Wisconsian-Minchigan, New York’s Adirondacks, dan pedalaman barat Amerika Serikat diantara Sierra Nevada-Cascades dan Rocky Mountains. Di sana tidak diragukan lagi tentang posisi ruang dari luas irisan dari realm Amerika Utara. Sebagian kecil dari luas irisan tersebut dari pemisahan daerah tidak datar, yang mana mempunyai atraksi hanya sebagian dari populasi relatif untuk tujuh region lainnya. Bagian dari region Amerika Serikat antara lain: kejadian setelah perhitungan substansial baru saja tumbuh, kepadatan populasi hanya 12 per mil2 (5 km2) di perbedaan sampai 72 per mil2 (30 km2) untuk keseluruhan negara.
8. The West Coast (pesisir pantai barat)
Pesisir Pasifik mulai merenungkan negara kesatuan dan barat daya Kanada yang merupakan daya tarik bagi migran yang dirintis mulai 150 tahun. Barat Amerika Utara dibatasi tanah diantara dinding gunung Sierra Nevada Cascade dan laut yang menerima kelembaban. Hal tersebut juga ramah lingkungan dengan cuaca yang baik di selatan San Fransisco, produksi tanah pertanian yang tinggi di tengah lembah Kalifornia, dan indah seperti pesisir Big Sur, Washington State’s Olympic Mountains, dan air spektakuler yang mengelilingi San Fransisco-Oakland, San Diego, Seattle-Tacoma, dan Vancouver. Pembangunan utama ini dilakukan akhir perang dunia 2. Dimana hal tersebut memberi dampak populasi yang besar dan pertumbuhan ekonomi.